Catatan Kecil Sebuah Hati: MENTAL


Mengapa kita bisa begitu terpuruk sebagai sebuah bangsa? Padahal konon katanya negeri kita ini adalah bangsa yang besar, memiliki sejarah besar, dan bangga dengan norma ketimuran yang katanya pula ramah tamah berbudi luhur. Lalu mengapa bisa begini? Mari menengok apa yang terjadi. Keributan, kericuhan, kerusuhan, ketidakpedulian… seperti tengah mewabah di tanah negeri.
Bagaimana pula kita bisa terjajah, yang konon, lebih dari 350 tahun? Tidakkah mungkin semua itu dikarenakan, ternyata… banyak pengkhianat bersembunyi di tubuh sendiri?
Jangan-jangan kita sudah terkontaminasi MENTAL PASAR dan MENTAL KOMPENI. Ketika di bawah kita bermental pasar. Susah diatur dan dibuat mengerti. Dan ketika di atas kita berubah bermental kompeni. Berkuasa laksana Rahwana, menindas, sewenang-wenang.
Semoga saja tidak demikian. Semoga dalam diri kita bersemanyam MENTAL PUJANGGA. Yang hatinya gampang tersentuh, begitu peduli, penuh perenungan, dan pada akhirnya bisa menemukan jalan hikmah.

Jakarta, 8 Mei 2011
SONNEF

2 Komentar (+add yours?)

  1. Lasma
    Sep 06, 2011 @ 07:48:57

    widih, pak Sonnef ternyata jago nulis. Lanjutkan pak..:D

    Balas

  2. SONNEF
    Sep 08, 2011 @ 06:32:27

    So pasti dilanjutkan. Terima kasih atas dukungannya. 🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: