Pedagang Ha ha ha ha…

Seorang pedagang telor tampak kesal menghadapi pembelinya yang cerewet dan kalau menawar nggak kira-kira. Bahkan si pembeli sesekali melontarkan kata-kata yang membuat pedagang telor itu bersungut-sungut.
“Ala… Kak. Wong telornya kecil-kecil begini kok ya muahal harganya.”
Pedagang telor yang semakin kesal menjawab dengan enteng dan masa bodoh, “Addoh, Bu. Kallo telornya gede-gedde… ya dobbol silite pitek!”

Jupri begitu bersemangat ketika akhirnya berhasil mendapatkan semangka yang dalamnya merah banget sebagaimana keinginan istrinya yang tengah ngidam. Ia memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Istrinya pasti senang.
Namun ketika sampai di rumah dan semangka itu dibelah… ternyata warnanya bukanlah merah melainkan putih kekuning-kuningan. Jupri segera kembali ke pedagang yang menjual semangka itu untuk komplain. Sekali lagi ia ngebut.
“Sampeyan ini bagaimana, Kak. Katanya semangkanya merah… tapi ternyata dalamnya seperti ini,” protes Jupri sengit sambil menunjukkan semangka di tangannya.
“Sabbar dulu, Cak,” tanggap pedagang itu tenang dengan logat madura yang kental. “Sampeyan tadi naik appa?”
“Naik motor lah.”
“Ngebbut?”
“Iya. Karena istriku menunggu di rumah. Dia ngidam.”
“Oooo… panntas.”
“Pantas gimana?”
“Ya soalle sampeyan ngebbut… inni semangka ketakutan. Jaddinya ya puccet takiye…”

Seorang ibu asyik memilih buah salak yang ditawarkan seorang pedagang. Sang pedagang yang memakai sarung dan tengah jongkok di belakang dagangannya, menanggapi sedikit acuh.
“Yang ini berapa, Kak?”
“5000 sekillo.”
“Yang ini?”
“Ittu lebih mahhal. 7000.”
“Kalau yang itu?” Si ibu menunjuk ke bawah sarung si pedagang.
“Yang manna, Bu?”
“Yang itu?”
“Yang manna?”
“Itu tu…”
Pedagang itu tersipu malu sambil menutup sarungnya. Rupanya ia lupa memakai celana dalam. Tapi bukan pedagang madura namanya kalau tidak pandai berkelit. Sambil masih membenahi sarungnya, pedagang itu berkata, “Ooo… inni hanya buat conntoh takiye…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: