Kartolo Jula-Juli Asli Suroboyo

Kartolo (lahir di Pasuruan, Jawa Timur, 2 Juli 1947; umur 63 tahun) adalah pelawak dan pemain ludruk. Kartolo sudah aktif dalam dunia seni ludruk semenjak era tahun 1960-an. Ia mendirikan grup ludruk Kartolo CS. Ia meniti karier di beberapa grup Ludruk. Ia pernah bergabung dengan ludruk Dwikora milik Zeni Tempur V Lawang, Malang, dan ludruk Marinir Gajah Mada Surabaya.

“..dung tak dung pret..” Dengkek kumat…Cilik cilik akal-akal rabi bareng ditarik duik belonjo kumat ayane…”

Lakon: Kuro Kandas –  Cak Kartolo dkk Klik link dibawah ini & klik panah-Play

http://widgets.vodpod.com/w/video_embed/Video.3234935

http://widgets.vodpod.com/w/video_embed/Video.3234980



Selanjutnya ia mendirikan grup ludruk Kartolo CS. Sebelum membentuk lawak ludruk, Kartolo bergabung dengan ludruk RRI Surabaya, bersama seniman ternama lainnya seperti Markuat, Kancil, dan Munali Fatah.

Kartolo CS terdiri dari Kartolo, Basman, Sapari, Sokran, Blonthang, Tini (istri Kartolo), tergabung dalam kesenian karawitan Sawunggaling Surabaya. Masing-masing pemain punya karakter yang unik dan khas, dan punya semacam ‘tata-bahasa’ sendiri. Misalnya Kartolo yang menjadi paling cerdas, sehingga sering diceritakan ‘ngakali’ pemain lain, Basman yang punya suara besar dan omongan nyerocos, dan Sapari yang sering nakal tapi malah jadi korban. Biasanya ludruk kartolo ini juga dilengkapi oleh bintang tamu seperti Marlena, cak Sidiq dan lain-lain.

Derap langkah Kartolo melestarikan ludruk diawali dengan melakukan kolaborasi dengan Karawitan Sawunggaling Surabaya pimpinan Nelwan’S Wongsokadi. Mereka masuk dapur rekaman untuk merekam kidungan parikan diselingi guyonan pada era 1980-an.

Dalam kurun waktu itu 95 volume berhasil direkam dan dilempar ke pasar. Di luar dugaan, sambutan masyarakat Jatim luar biasa. Album-album barunya senantiasa ditunggu penggemarnya.

Namun formasi emas ini tidak bertahan sampai sekarang. Yang tersisa adalah Kartolo, Tini dan Sapari. Basman, Sokran dan Blonthang sudah meninggal dunia. Sampai sekarang Kartolo dan Sapari masih sering tampil di JTV (TV-nya Jawapos) di Surabaya. Meskipun sekarang jarang masuk dapur rekaman, Kartolo dan kawan-kawan masih sering mendapat panggilan naik pentas. Dalam satu bulan rata-rata lima kali naik pentas. “Ketika kondisi perekonomian normal, kami pentas bisa lebih sepuluh kali dalam satu bulan,” katanyap>Lakon: Kuro Kandas –  Cak Kartolo dkk.

2 Komentar (+add yours?)

  1. SONNEF
    Nov 18, 2010 @ 08:20:07

    Yo-yo-yo… ketika masih kerjo di event organiser, kantorku sering ngundang Cak Kartolo Cs keliling Jawa Timur. Sempet sekali sowan ke rumah Beliau. Orangnya nyantai dan gak ngoyo tapi ajeg penuh semangat.
    Cak Kartolo adalah tokoh lawakan tradisional Jawa Timuran umumnya dan Suroboyoan khususnya. Sang Legenda.

    Balas

  2. Fahmicuakep Bonek Sejatiforever
    Mar 20, 2013 @ 10:23:16

    lucu ohhhh wak samid..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: