Catatan Kecil Sebuah Hati: QURBAN


Setelah berpuluh tahun tak dikarunia keturunan, Nabi Ibrahim AS tentu begitu bersuka cita ketika pada akhirnya Sang Khalik menghadirkan Ismail AS sebagai buah hatinya. Orangtua mana yang tak berbunga-bunga bahagia hatinya demi mendapatkan karunia dan kenikmatan berupa anak penyejuk pandangan mata. Terbentang luas sayap cinta nan menggelora menyelimuti kehidupan Sang Nabi.

Dan ketika cinta itu kian merona, Allah Sang Khalik memberikan perintah tak terduga yang mengoyak mahligai rasa. Mengaharu biru rindu yang tengah bermadu. SEMBELIH ANAKMU! Sebuah perintah yang kemudian menjadi ajaran bagi Umat Islam untuk berqurban dengan jalan menyembelih binatang ternak. Kambing, Sapi, atau Onta.

Sobat… tidakkah kisah ini mengandung makna lebih luas daripada sekedar menyembelih ternak pada Hari Raya Qurban (Idul Adha)? Perintah penyembelihan Ismail AS (yang kemudian, tanpa sepengetahuan Nabi Ibrahim AS, diganti domba oleh malaikat atas perintah Allah) diturunkan justru ketika Nabi Ibrahim AS tengah menikmati buah cintanya. Ketika cahaya hangat cintanya menerangi langit kehidupan Sang Anak Mutiara Hati. Tidakkah Allah sedang meminta bukti kecintaan Sang Nabi kepada-NYA?

Melalui perintah qurban, sesungguhnyalah Allah meminta bukti kecintaan kita sebagai hamba kepada DIA – Allah, sebagai Tuhan kita. Bukan ternak semata yang kita sembelih. Lebih dari itu pada hakekatnya qurban adalah sebuah perintah kepada kita untuk menyembelih… memotong… mengamputasi nafsu kecintaan kita kepada hal-hal yang bersifat duniawi. Kalau kita memang cinta kepada Allah, maka sembelihlah kecintaan kita yang berlebihan pada dunia.

Bila kita kaji lebih jauh… ajaran qurban tersebut tersirat dalam kewajiban sholat kita sehari-hari. Ketika kita tengah merasakan hangat nikmat pelukan peraduan, Allah memerintahkan kita untuk bangun dan mengerjakan sholat Subuh. SEMBELILAH KENIKMATANMU DEMI CINTAMU KEPADA ALLAH. Ketika kita tengah sibuk dengan segala urusan kepentingan dunia, kita diperintahkan sholat Dzuhur justru ketika masa rehat sedang atau hendak kita cicipi. SEMBELILAH KESIBUKANMU DEMI CINTAMU KEPADA ALLAH. Sore hari yang cenderung membuat kita terlena, hadir perintah untuk sholat Asar. SEMBELILAH KETERLENAANMU DEMI CINTAMU KEPADA ALLAH. Ketika matahari surup dan setan-setan riuh ramai berkeliaran, adzan Maghrib memanggil. SEMBELILAH SETAN-SETAN HATIMU DEMI CINTAMU KEPADA ALLAH. Malam hari ketika lelah dan penat merajah tubuh seolah tiada daya, kita diperintahkan untuk mendirikan sholat Isya’. SEMBELILAH KETIDAKBERDAYAANMU DEMI CINTAMU KEPADA ALLAH.

Demikianlah perintah itu hadir beruntun di tengah… di sela-sela kehidupan kita lima kali dalam sehari. Dengan kata lain kita diperintahkan berqurban memotong sejenak waktu kita dari segala aktifitas dunia demi cinta kita pada Allah.

Sobat… tidakkah ajaran ini begitu indah? Maka mari kita berqurban demi cinta kita kepada Allah SWT!

(SONNEF – Jkt, 10-11-2010)

4 Komentar (+add yours?)

  1. wawan
    Nov 15, 2010 @ 04:02:27

    يا أيها الناس إن ربكم اتحذ بيتًا و أمركم أن تحجوه فاستجاب له ما سمعه من حجر أو شجر أو أكمة أو تراب أو شيئ فقالوا لبيك اللهم لبيك (رواه ابن جرير 17\106)

    “Wahai manusia sesungguhnya Rabb kalian telah membangun satu rumah (ka’bah) dan memerintahkan kalian untuk berhaji kepadanya. Lalu menerima panggilan ini apa saja yang mendengarnya dari batu-batuan, pepohonan, bukit-bukit debu atau apasaja yang ada, lalu mereka berkata لبيك اللهم لبيك …… (H.R Ibnu Jarir 17/106)[1]

    Balas

  2. SONNEF
    Des 02, 2010 @ 00:43:52

    Gimana kalau alumni arsosdasmax 1990 berangkat haji bareng-bareng bersama keluarga? Yok opo, Wan? Budal kapan enak-e?🙂

    Balas

  3. wawan
    Des 02, 2010 @ 02:29:57

    Insya Alloh…aku dhewe target, setidaknya dalam waktu 7 tahun iso nyelengi..indahnya di kota suci….smoga alumni arsosda semua dan keluarga dipanggil untuk Haji..yok opo Cak!

    Balas

  4. SONNEF
    Des 02, 2010 @ 08:04:21

    Amiiiiiinnnn ya Rabb!!!!!!!!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: